Instrumentasi
Dari
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Instrumentasi adalah alat-alat
dan piranti (device) yang dipakai untuk pengukuran dan pengendalian dalam suatu
sistem yang lebih besar dan lebih kompleks. Instrumentasi bisa berarti alat
untuk menghasilkan efek suara, seperti pada
instrumen musik misalnya, namun secara umum instrumentasi mempunyai 3 fungsi
utama:
·
sebagai alat pengukuran
·
sebagai alat analisis, dan
·
sebagai alat kendali.
Instrumentasi sebagai alat pengukuran meliputi instrumentasi survey/ statistik, instrumentasi
pengukuran suhu, dll. Contoh dari instrumentasi sebagai alat analisis banyak
dijumpai di bidang kimia dan kedokteran, misalnya,
sementara contoh instrumentasi sebagai alat kendali banyak ditemukan dalam
bidang elektronika, industri dan pabrik-pabrik. Sistem pengukuran, analisis dan kendali dalam
instrumentasi ini bisa dilakukan secara manual (hasilnya dibaca dan ditulis
tangan), tetapi bisa juga dilakukan secara otomatis dengan menggunakan komputer (sirkuit elektronik). Untuk jenis yang kedua ini,
instrumentasi tidak bisa dipisahkan dengan bidang elektronika dan instrumentasi itu sendiri.
Instrumentasi sebagai alat pengukur sering kali merupakan bagian depan/ awal dari
bagian-bagian selanjutnya (bagian kendalinya), dan bisa berupa pengukur dari
semua jenis besaran fisis, kimia, mekanis, maupun besaran listrik. Beberapa
contoh di antaranya adalah pengukur: massa, waktu, panjang, luas, sudut, suhu, kelembaban, tekanan, aliran, pH (keasaman), level, radiasi, suara, cahaya,
kecepatan, torque, sifat listrik (arus
listrik, tegangan listrik, tahanan
listrik), viskositas, density, dll.
Elektronika dan instrumentasi
Elektronika dan Instrumentasi merupakan cabang ilmu/ rekayasa yang menggabungkan antara pengetahuan elektronika dan instrumentasi yang diperlukan dalam suatu industri. Dalam bidang industri, pengetahuan elektronika sangat diperlukan untuk mendukung sistem pengukuran dan pengontrolan instrumentasi dari industri yang dikendalikan. Di dalam suatu industri kimia, misalnya, bermacam-macam reaksi kimia harus diukur dan dikendalikan baik suhu, volume campuran bahan, tekanan, derajad keasaman, dan lain-lainnya. Sementara pada industri baja dan logam, suhu yang tinggi harus diukur secara tepat dengan menggunakan alat pengukur elektronik untuk bisa mengendalikan pengepresan logam pada ketebalan yang diinginkan. Pada umumnya, peralatan pengukuran atau alat pengukur secara elektronik ini merupakan bagian dasar instrumentasi yang dipakai di hampir semua bidang industri.
Bidang
elektronika dan instrumentasi ini, tidak hanya diaplikasikan untuk
industri kimia dan industri baja semata, tetapi diperlukan juga untuk pabrik mobil, pabrik
gula, pabrik
kertas, pabrik pemrosesan makanan, untuk instrumentasi kedokteran, dan untuk pabrik pembuatan alat-alat
elektronik itu sendiri (seperti pabrik pembuatan telepon genggam, pabrik pembuatan chip/ sirkuit terpadu, pabrik pembuatan komputer, dsb). Bentuk variable fisis (fisika) dan kimia yang dipakai untuk dasar kendali dalam bidang instrumentasi ini meliputi:
Visualisasi
Komponen dan Bagian pada Sistem Instrumentasi Elektonika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar