Wikipedia

Hasil penelusuran

Sabtu, 02 November 2013

Media Peraga Praktek

Start dan melangkah memang menjadi titik awal penentu setiap pekerjaan. Tentu semua punya pengalaman untuk berproses mengawali sebuah pekerjaan. Ringan, berat, ndak mood dsb...

Oke, tekadkan niat hari ini start untuk membuat peraga praktek sensor tranduser. Melangkah untuk mengawali karya inovasi pembelajaran KIIP. Bismillaah, semoga dapat lancar dan diberi kemudahan.

Senin, 13 Mei 2013

AEC ISP download mudah dengan LPT port


LANGKAH MENDOWNLOAD PROGRAM KE MIKROKONTROLER AT89SXX dengan AEC-ISP
Bila kita masih senang bermain-main mikrokontroler dan dirumah ada PC yang masih ada port LPTnya kita dapat memanfaatkan software simple ini untuk mendownload file hex ke memori program mikonnya. Software ini hanya support untuk mikon AT89SXX saja. Nah apa saja yang harus disiapkan untuk bisa mendownload, nah ini dia…
1.       Target mikon yang akan kita flashing/program
2.       Kabel ISP yang sangat simple dan murah (cukup modal < 20rb sudah bisa dibuat)
3.       Komputer yang memiliki port paralel/LPT

Oke kalau semua sudah siap maka kita bisa langsung mengeksekusi mikonnya…
1.       Membuat program, bisa dengan bahasa assembly di MIDE, basic di BASCOM ataupun pake C
2.       Simpan program yang sudah dibuat. Kalau pakai MIDE dengan ekstensi *.a51, atau *.bas jika pake BASCOM.
3.       Compile / build program, cermati masih terdapat error atau tidak, jika ada error file hex tidak akan dihasilkan. Perbaiki error, build/compile ulang
4.       Copykan file *.hex ke direktori/folder dimana terdapat aecisp.exe.
5.       Jalankan aecisp.exe
Tampilan window aecisp

6.       Ketik tombol “J” untuk masuk ke setup. Semua setting Lock bit dibuat NO , port di LPT1 dan seri IC disesuaikan, missal AT89S51. Tekan “S” untuk menyimpan setting.
7.       Tekan “A” untuk meload file *.hex (jadi satu folder)
8.       Tekan “E” untuk memprogram/mendownload ke flash memori Mikrokontroler.
9.       Jika progress download OK/success maka mikon kita sudah terisi program yang dibuat.
10.   Tinggal uji coba dengan mengatur Reset menjadi HIGH

Silahkan mencoba….

Senin, 06 Mei 2013

Sekilas Instrumentasi Elektronika


Instrumentasi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Instrumentasi adalah alat-alat dan piranti (device) yang dipakai untuk pengukuran dan pengendalian dalam suatu sistem yang lebih besar dan lebih kompleks. Instrumentasi bisa berarti alat untuk menghasilkan efek suara, seperti pada instrumen musik misalnya, namun secara umum instrumentasi mempunyai 3 fungsi utama:
·         sebagai alat pengukuran
·         sebagai alat analisis, dan
·         sebagai alat kendali.
Instrumentasi sebagai alat pengukuran meliputi instrumentasi survey/ statistik, instrumentasi pengukuran suhu, dll. Contoh dari instrumentasi sebagai alat analisis banyak dijumpai di bidang kimia dan kedokteran, misalnya, sementara contoh instrumentasi sebagai alat kendali banyak ditemukan dalam bidang elektronika, industri dan pabrik-pabrik. Sistem pengukuran, analisis dan kendali dalam instrumentasi ini bisa dilakukan secara manual (hasilnya dibaca dan ditulis tangan), tetapi bisa juga dilakukan secara otomatis dengan menggunakan komputer (sirkuit elektronik). Untuk jenis yang kedua ini, instrumentasi tidak bisa dipisahkan dengan bidang elektronika dan instrumentasi itu sendiri.
Instrumentasi sebagai alat pengukur sering kali merupakan bagian depan/ awal dari bagian-bagian selanjutnya (bagian kendalinya), dan bisa berupa pengukur dari semua jenis besaran fisis, kimia, mekanis, maupun besaran listrik. Beberapa contoh di antaranya adalah pengukur: massa, waktu, panjang, luas, sudut, suhu, kelembaban, tekanan, aliran, pH (keasaman), level, radiasi, suara, cahaya, kecepatan, torque, sifat listrik (arus listrik, tegangan listrik, tahanan listrik), viskositas, density, dll.

Elektronika dan instrumentasi

Elektronika dan Instrumentasi merupakan cabang ilmu/ rekayasa yang menggabungkan antara pengetahuan elektronika dan instrumentasi yang diperlukan dalam suatu industri. Dalam bidang industri, pengetahuan elektronika sangat diperlukan untuk mendukung sistem pengukuran dan pengontrolan instrumentasi dari industri yang dikendalikan. Di dalam suatu industri kimia, misalnya, bermacam-macam reaksi kimia harus diukur dan dikendalikan baik suhu, volume campuran bahan, tekanan, derajad keasaman, dan lain-lainnya. Sementara pada industri baja dan logam, suhu yang tinggi harus diukur secara tepat dengan menggunakan alat pengukur elektronik untuk bisa mengendalikan pengepresan logam pada ketebalan yang diinginkan. Pada umumnya, peralatan pengukuran atau alat pengukur secara elektronik ini merupakan bagian dasar instrumentasi yang dipakai di hampir semua bidang industri.
Bidang elektronika dan instrumentasi ini, tidak hanya diaplikasikan untuk industri kimia dan industri baja semata, tetapi diperlukan juga untuk pabrik mobil, pabrik gula, pabrik kertas, pabrik pemrosesan makanan, untuk instrumentasi kedokteran, dan untuk pabrik pembuatan alat-alat elektronik itu sendiri (seperti pabrik pembuatan telepon genggam, pabrik pembuatan chip/ sirkuit terpadu, pabrik pembuatan komputer, dsb). Bentuk variable fisis (fisika) dan kimia yang dipakai untuk dasar kendali dalam bidang instrumentasi ini meliputi:
·         suhu, tekanan
·         kecepatan aliran, ketinggian cairan
·         kepadatan benda dan kekentalan (viskositas) cairan di pabrik gula
·         radiasi panas untuk suhu tinggi di pabrik baja
·         induktansi, kapasitansi, dll.



Visualisasi Komponen dan Bagian pada Sistem Instrumentasi Elektonika